DPR RI Sayangkan Pemerintah Buka Kembali Rute Penerbangan Wuhan-Jakarta

04 Mei 2021 | Editor : Jabrik

Jakarta, wb - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menyayangkan pemerintah yang kembali membuka rute penerbangan Wuhan-Jakarta. Syarief menyebut, pemerintah inkonsisten dengan kebijakan pengendalian Covid-19 yakni larangan mudik yang tengah diberlakukan saat-saat ini. Menurut Syarief, dibukanya jalur penerbangan Wuhan-Jakarta akan menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Ada Apa? Ditnarkoba Polda Jatim Mendadak Lakukan Tes Urine

Dalam keterangan resminya yang diterima Parlementaria, Senin (3/5/2021), Syarief menekankan, pemerintah seharusnya memperhatikan terjadinya tren kenaikan kasus pandemi Covid-19 secara skala nasional maupun global. Terlebih, seperti diketahui, Wuhan merupakan kota yang pertama kali mengalami peristiwa timbulnya Covid-19. Sehingga, dengan demikian dibukanya rute penerbangan Wuhan-Jakarta tidak bisa dijamin aman.

“Saya kira kalau memang tujuannya untuk memperlambat penularan, seharusnya hal seperti dibukanya rute penerbangan Wuhan-Jakarta tidak diterapkan. Jadi, supaya tidak mencederai rasa keadilan masyarakat yang sekarang terkena larangan mudik oleh pemerintah. Apalagi, di bulan Syawal yang selama ini sudah menjadi tradisi mudik," ujar politisi Fraksi Partai NasDem itu.

Syarief meminta semua kebijakan harus seirama baik di dalam maupun luar negeri termasuk tempat wisata. "Ketika kebijakan sudah diputuskan, maka saya harap semua harus tertib sesuai aturan antara pusat dan daerah serta antara luar dan dalam negeri. Tempat wisata juga harus ditutup karena akan terjadi kerumunan. Kebijakan harus seirama, maka tidak boleh ada WNA masuk di tengah rakyat Indonesia tidak diperbolehkan mudik," tandas legislator dapil Kalimantan Barat I itu.
Sebelumnya diberitakan, jalur penerbangan dari Jakarta menuju Wuhan, China, pergi-pulang ternyata sudah dibuka lagi untuk memberikan pelayanan kepada para penumpang. Rute itu dibuka setiap Senin, dimana jalur penerbangan Wuhan-Jakarta dengan sistem pergi pulang itu dilayani oleh maskapai Lion Air dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900.

Baca Juga: Tabrakan Maut, Seoraang Pemotor di Kediri Tewas Dihantam Truk

Berdasarkan data situs pemantau pergerakan pesawat, pesawat dengan nomor penerbangan JT-2619 berangkat dari Jakarta pukul 06.20 WIB dan tiba di Wuhan pada pukul 12.25 WIB. Kemudian, pesawat yang berganti nomor penerbangan menjadi JT-2618 itu lalu kembali dari Wuhan pukul 15.10 waktu setempat (14.10 WIB) dan tiba pukul 20.20 WIB.

(pun)

Berita Terkait

Terbaru

KRIMINAL

Pembuat Hasil Swab Illegal Diringkus Jajaran Ditreskrimum Polda Jatim

Surabaya, wb - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. ...

Pelaku Kekerasan Terhadap Nurhadi, Wartawan Tempo, Pastikan Masuk Penjara

Surabaya, wb - Perkembangan kasus penganiayaa terhadap koresponden majalah Tempo, Nurhadi, terus bergulir, kasus tersebut melibatkan tersangka Bripka Purwanto dan ...

45 Orang Diringkus Beserta Sejumlan Senpi dan 5 Munisi Tajam di Jakarta Barat

Jakarta, wb - Polisi melakukan penggerebakan di Kampung Ambon Komplek Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021). Kapolres Metro ...

Pelaku Ranmor di Jalan Banyuurip Ditembak Kakinya Setelah Berusaha Kabur

Surabaya, wb - Seorang pencuri motor ditembak kakinya oleh anggota Reskrim Polsek Sawahan, setelah gagal mencuri motor beat di parkiran Planet Gym, Jalan ...